- Indonesia - FIFA sent a letter to the Football Association of Indonesia (PSSI) in June 2007 indicating that the association must reorganise
elections, as the electoral process that took place on 20 April 2007 - the day after
the ratification of the
updated statutes - was not conducted in line with the timelines stipulated in the PSSI statutes. The committee
ratified this decision and also decided that in accordance with the statutes, a person who has been convicted of a crime
and is currently in prison would not be eligible to stand for election.
Home » pssi
Tampilkan postingan dengan label pssi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pssi. Tampilkan semua postingan
Nurdin halid bohong lagi

Pernyataan Dubes RI untuk Swiss yang juga ditunjuk pemerintah sebagai perwakilan pemerintah ke FIFA untuk melakukan dialog, Joko Susilo
soal adanya kabar FIFA telah meminta Nurdin Halid untuk
mundur sepertinya didasari oleh bukti kuat.
Joko sebelumnya menyatakan pernyataannya tersebut datang dari sumber langsung di FIFA.
Pernyataan tersebut kini diperkuat oleh dokumen FIFA yang dirilis pada Senin, 29
Oktober 2007, silam. Dalam dokumen tersebut disebut FIFA
yang dipimpin oleh Wakil Presiden Geoff Thompson mengadakan rapat Komite Eksekutif FIFA yang membahas beberapa kasus yang terjadi di sejumlah negara termasuk
Indonesia.
Dalam laman situs resmi FIFA bershare link
http://www.fifa.com/aboutfifa/federation/releases/newsid=625074.html
disebutkan FIFA telah
mengirimkan surat ke PSSI untuk melakukan pemilihan ulang Ketua Umum PSSI kala itu.
FIFA menyebut alasan
keputusan tersebut didasarkan atas aturan yang menyebutkan orang yang telah dihukum
karena kejahatan dan sedang dalam penjara tidak akan memenuhi syarat untuk berdiri
untuk pemilu.
Berikut kutipan putusan FIFA yang diambil dari laman
tersebut:
Persebaya masuk divisi utama

Tim Persebaya
bisa mengikuti kompetisi Divisi
Utama Liga Indonesia
2010-2011 dengan syarat
pengurus baru Persebaya
sudah terbentuk.
Keputusan ini dikeluarkan oleh
Ketua Umum PSSI,Nurdin Halid,
saat menerima kunjungan
Ketua Pengurus Cabang PSSI
Surabaya versi Wisnu
Wardhana di kantornya,Rabu
(13/10).
“ Pak Nurdin sudah mengatakan,
Persebaya masuk Divisi Utama,”
kata Wisnu saat keluar dari
ruang rapat PSSI.
Ia mengaku tim sepak bola
Persebaya kualitas timnya lebih
bagus dan lebih solid.“ Pelatih
dan manajernya sudah ada,tapi
masih rahasia,” katanya seperti
dikutip tempointeraktif.com,
Rabu.
Sekarang,kata Wisnu,pihaknya
mendapatkan mandat untuk
menyelesaikan persoalan
kepengurusan Persebaya
terlebih dulu.Selain itu juga
mengadakan musyawarah luar
biasa dengan mengundang
seluruh klub internal di
Surabaya dalam rangka
menetapkan pengurus
Persebaya baru.
“ Itu akan kami lakukan secepat-
cepatnya,dalam satu atau dua
hari ini,” kata pengurus yang
juga menjabat sebagai Ketua
DPRD Kota Surabaya ini.
Wisnu menglaim bahwa tim
Persebaya yang baru nanti
merupakan tim yang dibentuk
masyarakat Surabaya,bukan
seperti Persebaya versi Saleh
Mukadar.“ Mereka dibentuk
beberapa orang saja,” katanya.
Selama ini,menurut Wisnu,
pendanaan PT Persebaya dan
biaya pembinaannya berasal
dari dana pemerintah melalui
Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah
bisa mengikuti kompetisi Divisi
Utama Liga Indonesia
2010-2011 dengan syarat
pengurus baru Persebaya
sudah terbentuk.
Keputusan ini dikeluarkan oleh
Ketua Umum PSSI,Nurdin Halid,
saat menerima kunjungan
Ketua Pengurus Cabang PSSI
Surabaya versi Wisnu
Wardhana di kantornya,Rabu
(13/10).
“ Pak Nurdin sudah mengatakan,
Persebaya masuk Divisi Utama,”
kata Wisnu saat keluar dari
ruang rapat PSSI.
Ia mengaku tim sepak bola
Persebaya kualitas timnya lebih
bagus dan lebih solid.“ Pelatih
dan manajernya sudah ada,tapi
masih rahasia,” katanya seperti
dikutip tempointeraktif.com,
Rabu.
Sekarang,kata Wisnu,pihaknya
mendapatkan mandat untuk
menyelesaikan persoalan
kepengurusan Persebaya
terlebih dulu.Selain itu juga
mengadakan musyawarah luar
biasa dengan mengundang
seluruh klub internal di
Surabaya dalam rangka
menetapkan pengurus
Persebaya baru.
“ Itu akan kami lakukan secepat-
cepatnya,dalam satu atau dua
hari ini,” kata pengurus yang
juga menjabat sebagai Ketua
DPRD Kota Surabaya ini.
Wisnu menglaim bahwa tim
Persebaya yang baru nanti
merupakan tim yang dibentuk
masyarakat Surabaya,bukan
seperti Persebaya versi Saleh
Mukadar.“ Mereka dibentuk
beberapa orang saja,” katanya.
Selama ini,menurut Wisnu,
pendanaan PT Persebaya dan
biaya pembinaannya berasal
dari dana pemerintah melalui
Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah
Langganan:
Postingan (Atom)