Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan

Nurdin halid akan turun


Pengamat sepak bola, Ari Junaedi, berpendapat, PSSI di bawah rezim Nurdin Halid akan segera berakhir. Menurutnya,
FIFA tidak budek dan tidak bisu dengan gelombang tuntutan reformasi PSSI yang
disuarakan di seantero negeri pada akhir-akhir ini.
Sebagaimana diberitakan, berdasarkan keputusan dari sidang Komite Eksekutif FIFA di Zuric, Swiss, Kamis
(3/3/2011), induk organisasi sepak bola dunia itu meminta
PSSI sudah memilih Komite Pemilihan pada 26 Maret mendatang. Komite Pemilihan bekerja sesuai electoral code
dari Standar Electoral Code FIFA. Selain itu, FIFA juga meminta PSSI mengendalikan
liga yang memisahkan diri
(Liga Primer Indonesia).
"Cukup sudah bagi Nurdin Halid untuk segera lengser
keprabon dari PSSI. Nurdin harus segera melaksanakan perintah FIFA. Mosi tidak percaya yang kini sudah menembus angka dukungan
86 dari 100 pemilik hak suara merupakan bukti yang tidak
terbantahkan," tandas Ari kepada Kompas.com, Jumat
(4/3/2011).
Ari juga mengatakan, jika Komite Pemilihan PSSI
nantinya masih saja
meloloskan nama Nurdin Halid, maka hal itu sama saja melecehkan keputusan FIFA.
Oleh karena itu, Ari berharap Komite Pemilihan bisa obyektif dalam mengakomodasi calon ketua umum dan wakil ketua umum PSSI.
"Sebaiknya PSSI menginduk saja ke Viva (merek bedak
kecantikan) daripada ke FIFA. Jika memang ada calon baru untuk ketua umum dan wakil ketua umum, harusnya PSSI
mengakomodasi," ungkap Ari.
"Orang yang berniat menjadi pengurus PSSI adalah manusia
langka. Niatnya saja sudah ibadah. Makanya, PSSI nanti
harus menggandeng MUI, PGI, dan organisasi keagamaan lainnya untuk menjadi mitra
agar para pengurusnya selalu
disadarkan akan takutnya terhadap dosa," lanjutnya.

Nurdin halid bohong lagi

Nurdin halid bohong lagi
Pernyataan Dubes RI untuk Swiss yang juga ditunjuk pemerintah sebagai perwakilan pemerintah ke FIFA untuk melakukan dialog, Joko Susilo soal adanya kabar FIFA telah meminta Nurdin Halid untuk mundur sepertinya didasari oleh bukti kuat. Joko sebelumnya menyatakan pernyataannya tersebut datang dari sumber langsung di FIFA. Pernyataan tersebut kini diperkuat oleh dokumen FIFA yang dirilis pada Senin, 29 Oktober 2007, silam. Dalam dokumen tersebut disebut FIFA yang dipimpin oleh Wakil Presiden Geoff Thompson mengadakan rapat Komite Eksekutif FIFA yang membahas beberapa kasus yang terjadi di sejumlah negara termasuk Indonesia. Dalam laman situs resmi FIFA bershare link http://www.fifa.com/aboutfifa/federation/releases/newsid=625074.html disebutkan FIFA telah mengirimkan surat ke PSSI untuk melakukan pemilihan ulang Ketua Umum PSSI kala itu. FIFA menyebut alasan keputusan tersebut didasarkan atas aturan yang menyebutkan orang yang telah dihukum karena kejahatan dan sedang dalam penjara tidak akan memenuhi syarat untuk berdiri untuk pemilu. Berikut kutipan putusan FIFA yang diambil dari laman tersebut:
    Indonesia - FIFA sent a letter to the Football Association of Indonesia (PSSI) in June 2007 indicating that the association must reorganise elections, as the electoral process that took place on 20 April 2007 - the day after the ratification of the updated statutes - was not conducted in line with the timelines stipulated in the PSSI statutes. The committee ratified this decision and also decided that in accordance with the statutes, a person who has been convicted of a crime and is currently in prison would not be eligible to stand for election.
Terkait hal ini, Nurdin Halid melakukan bantahan. Nurdin juga membantah pihaknya menyembunyikan adanya surat FIFA yang meminta dirinya untuk turun pada 2007 silam saat dirinya terseret kasus korupsi. Saat menyambangi KONI, Nurdin juga mengatakan tak ada satupun anggota PSSI yang melakukan penipuan terkait perintah FIFA tersebut.

Surat dari FIFA serukan nurdin halid turun

Surat dari FIFA serukan nurdin halid turun
Pernyataan Dubes RI untuk Swiss yang juga ditunjuk pemerintah sebagai perwakilan pemerintah ke FIFA untuk melakukan dialog, Joko Susilo
soal adanya kabar FIFA telah meminta Nurdin Halid untuk
mundur sepertinya didasari oleh bukti kuat.
Joko sebelumnya menyatakan pernyataannya tersebut datang dari sumber langsung di FIFA.
Pernyataan tersebut kini diperkuat oleh dokumen FIFA yang dirilis pada Senin, 29
Oktober 2007, silam. Dalam dokumen tersebut disebut FIFA
yang dipimpin oleh Wakil Presiden Geoff Thompson mengadakan rapat Komite Eksekutif FIFA yang membahas beberapa kasus yang terjadi di sejumlah negara termasuk
Indonesia.
Dalam laman situs resmi FIFA bershare link
http://www.fifa.com/aboutfifa/federation/releases/newsid=625074.html

disebutkan FIFA telah
mengirimkan surat ke PSSI untuk melakukan pemilihan ulang Ketua Umum PSSI kala itu.
FIFA menyebut alasan
keputusan tersebut didasarkan atas aturan yang menyebutkan orang yang telah dihukum
karena kejahatan dan sedang dalam penjara tidak akan memenuhi syarat untuk berdiri
untuk pemilu.
Berikut kutipan putusan FIFA yang diambil dari laman
tersebut:
    Indonesia - FIFA sent a letter to the Football Association of Indonesia (PSSI) in June 2007 indicating that the association must reorganise
    elections, as the electoral process that took place on 20 April 2007 - the day after
    the ratification of the
    updated statutes - was not conducted in line with the timelines stipulated in the PSSI statutes. The committee
    ratified this decision and also decided that in accordance with the statutes, a person who has been convicted of a crime
    and is currently in prison would not be eligible to stand for election.

Terkait hal ini, Nurdin Halid melakukan bantahan. Nurdin juga membantah pihaknya menyembunyikan adanya surat FIFA yang meminta dirinya
untuk turun pada 2007 silam saat dirinya terseret kasus
korupsi. Saat menyambangi KONI, Nurdin juga mengatakan tak ada satupun anggota PSSI
yang melakukan penipuan terkait perintah FIFA tersebut.

Lilipaly enggan melepas Paspor belanda

Lilipaly enggan melepas Paspor belanda
Peluang pemain FC Utrecht, Stefano Lilipaly untuk bergabung dengan Timnas U-23 cukup berat. Pasalnya, pemain keturunan Indonesia itu enggan melepas paspor Belanda yang dimilikinya saat ini.
Lilipaly telah memenuhi undangan Badan Tim Nasional
(BTN) PSSI. Ia sudah hadir pada latihan yang digelar timnas
U-23 di Lapangan Timnas, Senayan, Selasa, 1 Maret 2011.
Kepada wartawan, Lilipaly mengaku senang bisa ikut
latihan bersama Timnas U-23.
Selain sikap bersahabat dari pemain-pemain Timnas U-23, pemain 21 tahun ini juga tidak terganggu dengan cuaca kota
Jakarta.
"Saya bisa mengatasi cuaca dengan baik. Cuaca di sini lebih
baik dari di Belanda. Di sana sangat dingin," kata Lilipaly
yang mengaku berdarah Papua --bukan Maluku seperti disebut-sebut sebelumnya-- seusai
mengikuti latihan kemarin.
Penampilan perdana Lilipaly juga mendapat pujian dari
pelatih Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu menilai Lilipaly
memiliki fisik yang cukup baik serta pribadi yang terbuka dan simpatik.
Sayangnya, peluang Lilipaly untuk membela Timnas Indonesia bakal menemui kendala berat. Pasalnya, pemain dengan posisi gelandang serang itu tidak bersedia menukar paspornya menjadi paspor Indonesia.
Kepada wartawan, Lilipaly mengaku ingin tetap mengantongi paspor Belanda.
Dia hanya bersedia membela Timnas bila diizinkan untuk memiliki dua kewarganegaraan, yakni Belanda dan Indonesia.
"Saya mau punya dua
kewarganegaraan karena orang tua saya tinggal di Belanda.
Saya masih mau berkunjung ke sana," kata Lilipaly.
Syarat ini tentu saja mustahil.
Pasalnya, Indonesia tidak mengenal sistem dwi
kewarganegaraan. BTN PSSI juga hanya akan menaturalisasi
pemain-pemain asing yang bersedia menukar paspornya
dengan paspor Indonesia.
Lilipaly baru tiba di Jakarta, Selasa pagi. Meski demikian,
pemain kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990 itu tetap mengikuti latihan sore yang dipimpin pelatih Alfred Riedl, hingga akhir.
"Saya hari ini hanya (latihan) lari. Tapi, kata pelatih (Alfred
Riedl) saya harus berlari perlahan saja, tidak harus berlari cepat," katanya.

Lionel Messi Profil lengkap

lionel messi profile










Nama lengkap:Luis Lionel Andrés Messi
Tanggal Lahir:24 Jun 1987
Tempat lahir:Rosario, Argentina
Kebangsaan: Argentina
kebangsaan lain:Spanyol
Paspor Uni Eropa:Ya
Tinggi:169 cm
Berat:67 kg
Klub:FC Barcelona
Posisi:Forward
Debut:17 November 2003



Lionel Andrés Messi (lahir 24 Juni 1987 di Rosario) adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina.
Lionel Messi mulai bermain sepakbola pada usia yang
sangat dini di kampung halamannya . Sejak usia 11, ia menderita kekurangan hormon dan sebagai orang tua Lionel tidak
mampu membayar untuk perawatan di Argentina, mereka memutuskan untuk
pindah ke Barcelona, Spanyol.
Di musim 2003-2004 ketika ia masih hanya 16, Messi melakukan debut pertama tim
di pertandingan persahabatan dengan Porto yang menandai
pembukaan stadion New Dragao. Musim kejuaraan- pemenang berikutnya, Messi membuat penampilan
pertamanya di pertandingan resmi pada 16 Oktober 2004, dalam derby Barcelona menang
melawan Espanyol di Stadion Olimpiade (0-1).
Dengan beberapa pemain tim pertama cedera serius, layanan
dari beberapa pemain tim cadangan dipanggil, dan Messi
menjadi fitur biasa dari skuad Barca. Pada tanggal 1 Mei 2005, ia menjadi pemain termuda
yang pernah mencetak gol liga untuk FC Barcelona - melawan Albacete saat Messi hanya 17
tahun, 10 bulan dan 7 hari tua.
Ia ditawari kesempatan untuk bermain dengan timnas sepak bola Spanyol, tapi ia
menolak dan lebih memilih menunggu kesempatan untuk
bermain untuk negara kelahirannya. Pada bulan Juni
2004 ia mendapat kesempatan,
bermain dalam pertandingan-20 U
persahabatan melawan Paraguay.
Lionel Messi mengenakan colorsIn FC Barcelona Juni 2005 dia membintangi untuk tim Argentina U-20 yang menjuarai
Football World Youth
Championship yang dimainkan di
Belanda. Messi meraih Sepatu Emas
sebagai top skorer
dengan 6 gol, dan Golden Ball untuk pemain terbaik
turnamen. Meskipun masa mudanya, Lionel sudah diambil
perbandingan dengan Diego Maradona, arguably pemain
sepakbola terbaik sepanjang masa.
Pada September 25, 2005 Messi memperoleh kewarganegaraan
Spanyol dan akhirnya mampu membuat debutnya di Spanyol
musim ini Divisi Pertama. Dia sebelumnya tidak dapat bermain karena FC Barcelona
telah diisi semua kuota untuk pemain non-Uni Eropa.
Pengalaman pertama Messi di Liga Champion UEFA di Nou Camp adalah pada 28 September
melawan klub Udinese Italia. Dia terkesan dengan gaya melewati beberapa pemain dengan skilnya dan mendapatkan tepuk tangan dari 70.000 pendukung di Cham neu. Pada bulan Desember tahun itu, koran Italia Tuttosport memberikan
kepadanya Golden Boy 2005 judul untuk yang terbaik
dalam-21 pemain di Eropa, lebih dari Wayne Rooney dan Lukas Podolski
Pada bulan September 2005, Messi diberi kontrak dan diperpanjang sampai 2014.

Dosa dan kesalahan PSSI (Nurdin halid)

dosa nurdin halid
Ketua umum PSSI Nurdin Halid dinilai banyak orang sebagai figur tidak tepat sebagai ketua PSSI. Tak heran banyak suara-suara yang
memintanya untuk mundur. Namun, Nurdin selalu mengelak bahwa
suara-suara itu adalah mereka yang iri kepadanya. Ia pun
tidak mau mundur dan seolah-olah punya slogan begini: maju perut pantat mundur,... eh salah
maju terus pantang mundur.!!
Terlepas dari itu, berikut ini adalah 10 kesalahan fatal Nurdin Halid sebagai ketua PSSI :
    1. Menggunakan politik uang saat bersaing menjadi Ketua Umum PSSI pada November 2003 dengan Soemaryoto dan Jacob Nuwawea.
    2. Mengubah format kompetisi dari satu wilayah menjadi dua
    wilayah dengan memberikan promosi gratis kepada 10 tim
    yakni Persegi Gianyar, Persiba Balikpapan, Persmin Minahasa,
    Persekabpas Pasuruan, Persema
    Malang, Persijap Jepara, Petrokimia Putra Gresik, PSPS
    Pekanbaru, Pelita Jaya, dan Deltras Sidoarjo.
    3. Terindikasi jual beli trofi sejak musim 2003 lantaran juara
    yang tampil punya kepentingan politik karena ketua atau
    manajer klub yang
    bersangkutan akan bertarung di Pilkada. Persik Kediri (2003),
    Persebaya Surabaya (2004), Persipura Jayapura (2006),
    Persik Kediri (2006), Sriwijaya FC Palembang (2007), Persipura Jayapura (2008/2009).
    4. Jebloknya prestasi timnas. Tiga kali gagal ke semifinal SEA Games yakni tahun 2003, 2007,
    dan 2009. Tahun 2005 lolos ke semifinal, tapi PSSI ketika itu dipimpin Pjs Agusman Effendi
    (karena Nurdin di penjara). Terakhir 2010 mengajak timnas pelesiran politik sehingga tak
    bisa konsentrasi dalam final piala AFF 2010.
    5. Membohongi FIFA dengan menggelar Munaslub di Makassar pada tahun 2008
    untuk memperpanjang masa jabatannya.
    6. Tak jelasnya laporan keuangan terutama dana Goal
    Project dari FIFA yang diberikan setiap tahunnya.
    7. Banyak terjadi suap dan makelar pertandingan. Bahkan, banyak yang melibatkan petinggi PSSI lainnya seperti
    Kaharudinsyah dan Togar Manahan Nero.
    8. Tak punya kekuatan untuk
    melobi pihak kepolisian sehingga sejumlah pertandingan sering tidak mendapatkan izin atau digelar
    tanpa penonton.
    9. Satu-satunya Ketua Umum PSSI dalam sejarah yang
    memimpin organisasi dari balik jeruji besi.
    10. Terlalu banyak intervensi terhadap keputusan-keputusan
    Komdis sebagai alat lobi untuk kepentingan pribadi dan menjaga posisinya sebagai
    Ketua Umum.

7 Klub antri gabung LPI, ISL terancam bubar

LPI - liga primer indonesia
PADANG - Tujuh tim sepak bola yang berlaga di ISL ingin bergabung dalam laga Liga Primer Indonesia (LPI), dan malam ini penentuan siapa yang 7 tim sepak bola yang bergabung itu.
Menurut Vice President LPI Regional Sumatera-Aceh, Avian Tumengkol, sampai saat ini ada tujuh klub yang berlaga Indonesia Super League (ISL) yang ingin bergabung dalam LPI namun ini perlu di seleksi.
“ Tujuh tim yang antre tersebut, hanya satu yang diterima, namun itu kita rahasiakan, yang jelas tim yang diterima itu sesuai dengan prasyarat LPI, tapi tim yang diterima ini masih kita rahasiakan,” katanya usai pertemuan dengan Wali Kota Padang di rumah dinas, jalan Ahad Yani malam ini, Selasa (8/2/2011) Lanjut Avian, tujuh tim yang ingin bergabung ini
diantaranya Persib Bandung, Persija, Persik Kediri, PSMS Medan dan Persipura.
“ Itulah diantara tim yang ingin bergabung, tapi yang kita terima masih kita rahasiakan, ” katanya.
Dengan banyak tim yang bergabung di LPI makan ISL tahun depan terancam tak bisa dilanjutkan.

Tiga kandidat calon ketua umum PSSI

Tiga kandidat calon ketua umum PSSI

Pendaftaran calon
Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 akan ditutup pada Sabtu tengah malam besok, 5 Februari 2010. PSSI belum bersedia mengumumkan siap
saja kandidat yang akan bertarung pada Kongres Luar Biasa nanti yang akan digelar di Bintan, 19 Maret 2011.

Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes menyatakan baru akan mengumumkannya setelah tenggat waktu pendaftaran ditutup.
Di nama calon yang beredar, adalah Kepala Staf TNI
Angkatan Darat Jenderal George Toisutta yang paling ramai dibicarakan. Hingga Kamis kemarin, baru Jenderal George yang berani mendeklarasikan pencalonannya sebagai orang nomor satu di perhimpunan sepak bola nasional ini.

Deklarasi pencalonan Toisutta digelar di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Februari 2011. Hanya berselang beberapa jam setelah deklarasi, nama George secara resmi diajukan ke PSSI.
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mendukung langkah Toisutta ini. Selain itu, Toisutta juga mendapat dukungan dari Umuh Mochtar, manajer salah satu klub terbesar di Indonesia, Persib Bandung.
Saat deklarasi, Toisutta mengaku maju karena dorongan beberapa anggota PSSI. "Sebagai prajurit saya harus siap maju dalam medan tempur apa pun, dan saya juga tak takut kalah," ujarnya usai deklarasi. Selain George, nama Arifin Panigoro juga sempat mencuat. Pengusaha dan politisi ini sempat disebut-sebut akan menjadi salah satu kandidat kuat.

Arifin adalah pemilik Grup Medco. Salah satu anak perusahaannya, PT Medco E&P Brantas, adalah pemilik 32 persen saham PT Lapindo Brantas. Setelah lumpur menyembur, Medco lalu menjual sahamnya di Lapindo. Arifin juga mantan politisi PDI Perjuangan yang lalu mendirikan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Dia adalah pendiri Liga Primer Indonesia (LPI) yang hingga kini tak diakui keberadaannya oleh PSSI dan karena itu, belum diakui oleh asosiasi sepakbola internasional seperti AFC dan FIFa.

Niat Arifin ingin duduk di kursi nomor satu PSSI terungkap setelah ia menyatakan kesiapannya untuk maju pada 26 Januari lalu. Namun, belakangan ia berubah sikap.
Kepada beberapa media, Rabu kemarin, dia berbalik mendukung Toisutta.
Politisi lainnya yang digadang- gadang maju dalam bursa pencalonan adalah Jhonny Allen Marbun. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu bahkan dikabarkan mendapat dukungan penuh dari partainya.

Meski demikian, pencalonan Jhonny Allen Marbun tak berjalan mulus. Pasalnya, beberapa petinggi Partai Demokrat terkesan lepas tangan terhadap pencalonan mantan anggota komisi VI DPR itu. Ketua Umum partai itu, Anas Urbaningrum,
mengatakan pencalonan Jhonny tidak berkait dengan partainya. Sedangkan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, yang juga kolega Jhonny di Partai Demokrat, memilih mendukung Toisutta.

Kandidat lain yang akan meramaikan bursa pemilihan adalah Ketua Umum PSSI saat ini, Nurdin Halid. Meski sudah dua periode menjabat, sejak 2003 lalu, statuta PSSI
memungkinkan Nurdin maju untuk ketiga kalinya.
Nurdin dalam berbagai kesempatan enggan menanggapi soal kabar dia akan kembali maju.
Namun, sudah menjadi rahasia umum, bahwa kader partai Golkar tersebut akan bertarung lagi di kongres nanti.

Tantangan berat ada di hadapan pria kelahiran Watapone, Sulawesi Selatan, 17 November 1958 ini khususnya untuk mendapatkan dukungan publik yang selama ini keras mengritiknya. Minimnya prestasi Timnas selama kepengurusan dia, membuat masyarakat mendambakan adanya perubahan di tubuh PSSI.
Di kongres nanti, para pengurus daerah dan klub-klub anggota PSSI akan menentukan siapa
yang akan menakhodai PSSI periode mendatang.